PKS telah berkomunikasi dengan sejumlah partai soal polemik ijazah Gibran. Keputusan mengajukan hak angket masih menunggu hasil penjajakan.
Partai Keadilan Sejahtera mulai membangun komunikasi dengan sejumlah partai di DPR untuk menindaklanjuti polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hak angket menjadi salah satu pilihan yang dipertimbangkan, tetapi PKS belum memutuskan untuk mengajukannya.
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan komunikasi tersebut berlangsung atas arahan pimpinan partai setelah menerima aspirasi sejumlah kelompok masyarakat.
“Posisi sekarang kita sedang berkomunikasi dengan beberapa partai. Mudah-mudahan ada hasilnya dalam waktu dekat,” kata Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2026, sebagaimana diberitakan BeritaNasional.
Menunggu Hasil Komunikasi Politik
Mardani belum mengungkap partai mana saja yang telah diajak berbicara. Ia menyatakan pilihan langkah PKS akan bergantung pada hasil komunikasi tersebut.
Pernyataan itu menunjukkan perkembangan dari rencana penjajakan menjadi komunikasi yang, menurut Mardani, sudah berlangsung. Namun, belum ada pengumuman mengenai kesepakatan antarfraksi ataupun pengajuan resmi hak angket.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid mengatakan DPP telah menugaskan fraksi di DPR untuk menjajaki pandangan fraksi lain. PKS akan menampung masukan sebelum menentukan langkah berikutnya.
Menurut Kholid, kemungkinan penggunaan hak angket maupun hak menyatakan pendapat termasuk dalam opsi yang akan dibicarakan. Ia menyampaikan bahwa tindak lanjut pembicaraan menunggu masa sidang setelah reses.
Belum Menjadi Keputusan Fraksi
Hingga perkembangan yang ditelusuri pada Jumat, 23 Oktober 2026, posisi PKS masih berupa penjajakan politik. Membuka komunikasi belum berarti partai tersebut telah memperoleh dukungan untuk menggulirkan angket.
Karena itu, ukuran perkembangan berikutnya adalah keputusan resmi fraksi, kejelasan pihak yang mendukung, dan langkah pengajuan di DPR. Pernyataan keterbukaan terhadap suatu opsi belum dapat dihitung sebagai dukungan formal.
Penjajakan ini juga belum menghasilkan kesimpulan mengenai dokumen pendidikan Gibran. Yang sedang dibahas PKS adalah kemungkinan langkah politik parlemen untuk menindaklanjuti aspirasi yang mereka terima.***