Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengesahkan Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Suyudi sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dalam rapat paripurna di Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Suyudi menggantikan Listyo Sigit Prabowo, yang pemberhentian dengan hormatnya juga disetujui dalam rapat tersebut. Seusai pengesahan, Suyudi berterima kasih kepada Presiden dan DPR serta meminta dukungan masyarakat.
Suyudi mengatakan, pada pagi hari ia mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR RI. Menurut dia, ia diterima secara aklamasi untuk menjadi Kapolri.
Uji kelayakan itu berlangsung singkat, sekitar 30 menit, dengan Suyudi sebagai calon tunggal. Proses tersebut merujuk pada Surat Presiden Nomor R57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026. Rapat paripurna ke-8 masa sidang I 2026-2027 dihadiri 383 anggota dewan.
Calon Kapolri Suyudi Ario Seto Diajukan Prabowo Gantikan Listyo Sigit
Setelah itu, DPR menggelar rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPR Puan Maharani. Menurut Suyudi, paripurna tersebut juga menyetujui pencalonannya secara aklamasi. Menurut CNN Indonesia, Puan menanyakan persetujuan anggota dewan, yang langsung menjawab setuju, lalu mengetukkan palu. Suyudi mengatakan ia akan dilantik oleh Presiden.
Paripurna juga menyetujui laporan Komisi III atas usul pemberhentian dengan hormat Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri.
Latar Belakang Suyudi
Suyudi saat ini menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus 2025. Sebelumnya ia pernah menjadi Kapolda Banten dan Wakapolda Metro Jaya. Saat uji kelayakan, Suyudi mengangkat visi “Polri Bersama Masyarakat”.
Ucapan Terima Kasih dan Harapan
Dalam keterangannya, Suyudi mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, pimpinan DPR RI, dan Ketua Komisi III DPR RI. Ia juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya insan Bhayangkara di mana pun bertugas, atas dukungan selama ini.
Ia berharap seluruh unsur dapat bergandengan tangan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Suyudi juga menitipkan pesan kepada awak media agar berkolaborasi dan bersinergi menyampaikan informasi kepada publik secara baik dan jernih. Ia menyatakan siap mendukung kerja rekan-rekan pers.
Di akhir pernyataan, Suyudi kembali meminta dukungan publik. “Sekali lagi kami mohon dukungan kepada seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Suyudi. Ia berharap amanah yang diembannya dapat dilaksanakan sebaik-baiknya.
Tahap Berikutnya
Setelah persetujuan DPR, tahap selanjutnya adalah pelantikan Suyudi oleh Presiden sebagai Kapolri. Dalam rekaman pernyataan Suyudi, waktu pelaksanaannya tidak disebutkan. Namun, Puan Maharani menyampaikan dalam rapat bahwa pelantikan diharapkan berlangsung setelah Zuhur pada hari yang sama agar tidak terjadi kekosongan jabatan.***