Nasional

Istana Membantah Surpres Pergantian Kapolri

Istana Membantah Surpres Pergantian Kapolri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah acara. (Dok. Forensik Narasi)

Menteri Sekretaris Negara menegaskan hingga Jumat belum ada surat presiden terkait pergantian pimpinan Polri maupun calon definitif Gubernur Bank Indonesia.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membantah isu yang beredar mengenai penerbitan surat presiden untuk mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pernyataan itu disampaikan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat 7 Agustus 2026.

“Sampai hari ini tidak ada atau belum ada surpres pergantian Kapolri,” kata Prasetyo saat menanggapi pertanyaan wartawan.

Ia juga menegaskan bahwa surat pengajuan calon definitif Gubernur Bank Indonesia belum dikirimkan ke DPR. Proses pemilihan masih berjalan karena Presiden Prabowo Subianto terus menerima masukan dan berdiskusi dengan berbagai pihak.

Selain isu surpres, Prasetyo menanggapi wacana reshuffle kabinet. Ia menyebutkan hingga saat ini belum ada rencana perubahan susunan menteri. Prioritas saat ini diarahkan pada pengisian jabatan yang masih kosong, seperti Wakil Menteri Pertanian dan Wakil Menteri Imigrasi serta Perlindungan Pekerja Migran.

Isu pergantian Kapolri sempat menguat dalam beberapa hari terakhir. Kapolri Listyo Sigit sendiri sebelumnya menyatakan bahwa penunjukan dan pergantian pimpinan Polri sepenuhnya menjadi hak prerogatif Presiden. Ia menegaskan siap menjalankan perintah apa pun yang diberikan.

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni juga memastikan lembaga legislatif belum menerima surat resmi terkait pergantian Kapolri. Menurutnya, kabar yang beredar masih sebatas isu.***