Ekonomi & Bisnis

TVRI Siarkan Piala Dunia 2026 Gratis, UMKM Raup Peluang

TVRI Siarkan Piala Dunia 2026 Gratis, UMKM Raup Peluang

Piala Dunia 2026 kini bisa ditonton gratis lewat antena biasa. TVRI siap siarkan 104 laga—dan UMKM bisa gelar nobar tanpa bayar lisensi, asal memenuhi syarat.

Piala Dunia FIFA 2026 resmi bergulir 11 Juni. Edisi ini menjadi yang terbesar dalam sejarah: 48 negara, 104 pertandingan, digelar bersama Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Di Indonesia, yang berubah bukan hanya skalanya—tapi siapa yang memegang siaran.

TVRI resmi menjadi pemegang hak siar eksklusif nasional. Seluruh 104 laga ditayangkan gratis—dari babak penyisihan grup hingga final—melalui siaran terestrial yang bisa ditangkap antena biasa.

Ini berbeda dari 2022. Saat itu, hak siar dipegang EMTEK Group. Laga-laga awal hanya bisa diakses lewat Vidio secara berbayar. SCTV dan Indosiar baru menyiarkan mulai babak 16 besar.

Skema Dua Jalur untuk Nobar

TVRI membagi lisensi nobar ke dalam dua kategori. Pertama, nonkomersial—gratis untuk UMKM, komunitas, dan instansi pemerintah, dengan syarat tidak ada sponsor, tidak ada tiket, dan tidak ada unsur bisnis.

Kedua, komersial—dikenai biaya bagi kafe, restoran, hotel, dan venue yang melibatkan sponsor atau penjualan tiket. Tarifnya mulai Rp10 juta untuk kapasitas hingga 50 penonton, berlaku untuk seluruh 104 pertandingan.

"Nobar UMKM gratis sepanjang tidak ada sponsor. Kalau ada sponsor, itu masuknya komersial," ujar Direktur Pengembangan Usaha LPP TVRI Retno Wulan Kartiko Purbodjati, 7 Mei 2026.

Pendaftaran dilakukan satu pintu melalui laman bolagembira.tvrinews.com.

Efek Berganda yang Dibidik

Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi PKB menyebut momentum nobar berpotensi mengerek omzet pedagang makanan, warung kopi, hingga penyedia jasa transportasi—terutama karena banyak laga disiarkan dini hari.

"Nobar-nobar yang digelar diharapkan bisa menggerakkan perekonomian rakyat khususnya para pelaku UMKM," ujarnya, dikutip dari laman Fraksi PKB DPR RI, 1 Juni 2026.

Dampak ini bersifat jangka pendek—berputar selama turnamen berlangsung lalu kembali ke pola normal. Tapi bagi pelaku usaha yang berhasil membangun pelanggan tetap dari momen ini, efeknya bisa bertahan lebih lama dari 39 hari turnamen.

Piala Dunia empat tahun sekali. Peluang pasarnya tidak.***