Kimi K3 dari China langsung menyita perhatian industri teknologi setelah Moonshot AI merilis model terbaru yang disebut mampu menyaingi produk OpenAI dan Anthropic dalam sejumlah pengujian kecerdasan buatan.
Kimi K3 dari China menjadi perbincangan baru di sektor kecerdasan buatan global. Model buatan perusahaan rintisan Moonshot AI itu muncul ketika persaingan antara pengembang AI asal China dan Amerika Serikat semakin ketat.
Kehadiran model open-source tersebut memperkuat posisi perusahaan teknologi China yang terus mengejar dominasi pasar AI. Sebelumnya, kemunculan DeepSeek pada awal 2025 juga sempat mengguncang industri global.
Pendiri sekaligus CEO Arena, Anastasios Angelopoulos, bahkan menyebut peluncuran Kimi K3 sebagai salah satu momen terbesar di industri AI tahun ini.
“Ini mungkin menjadi peluncuran terbesar tahun ini,” kata Angelopoulos, dikutip pada Selasa, 21 Juli 2026.
Kimi K3 Pimpin Pengujian dan Hadapi Kontroversi
Menurut Arena, Kimi K3 menempati posisi teratas dalam pengujian kemampuan front-end coding. Hasil tersebut menjadi sorotan karena model open-source China mulai melampaui sejumlah model closed-source asal Amerika Serikat.
Peluncuran Kimi K3 berlangsung menjelang pembukaan World Artificial Intelligence Conference di Shanghai. Dalam pidatonya, Presiden China Xi Jinping menegaskan bahwa pengembangan AI semestinya lahir dari kerja sama global, bukan dikuasai satu negara.
Sementara itu, kemajuan teknologi AI China berlangsung di tengah pembatasan ekspor teknologi canggih dari Amerika Serikat. Dalam praktiknya, kebijakan tersebut mendorong perusahaan-perusahaan China mengembangkan perangkat keras dan model AI secara mandiri.
Moonshot belum mengungkap teknologi yang dipakai untuk melatih Kimi K3. Namun, perusahaan tersebut diketahui menjalin kemitraan dengan Huawei.
Yang menarik, laporan analis Bank of America menyebut biaya penggunaan Kimi K3 menjadi yang tertinggi di antara model AI China saat ini. Meski begitu, tarifnya masih sekitar setengah dari biaya model GPT-5.6 Sol milik OpenAI.
Di sisi lain, Moonshot bersama DeepSeek dan MiniMax menghadapi tuduhan dari Anthropic. Perusahaan asal Amerika Serikat itu menilai ketiga perusahaan tersebut memanfaatkan teknik distillation secara tidak sah untuk meningkatkan kemampuan model AI mereka.
Anthropic mengakui metode distillation merupakan teknik yang legal dalam pengembangan AI. Namun, perusahaan itu menilai praktik tersebut bermasalah jika digunakan untuk memperoleh kemampuan model pesaing dengan biaya lebih rendah. Pemerintah China sendiri telah membantah tuduhan tersebut.***