Lima tahun lebih memimpin Polri, Listyo Sigit kini menempati kursi yang tiga kali berganti penghuni dalam setahun. Pendahulunya hanya bertahan 157 hari.
Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) pada Kamis, 1 Oktober 2026. Dengan begitu, Listyo menjadi orang ketiga yang menduduki kursi itu dalam kurun sekitar 13 bulan.
Ia menggantikan Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, yang baru 157 hari memimpin KSP sejak 27 April 2026. Dudung kini bergeser menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), menggantikan Djamari Chaniago.
Sebelum Dudung, kursi KSP diisi Muhammad Qodari mulai 17 September 2025. Artinya, tiga nama bergantian memimpin kantor pengawal program prioritas Presiden dalam waktu yang belum genap 13 bulan.
Pergantian ini merupakan bagian dari perombakan ketujuh Kabinet Merah Putih. Sebanyak 18 pejabat dilantik di Istana Negara, Jakarta, hanya 17 hari setelah Suahasil Nazara menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.
Dari Lubang Buaya ke Istana
Hari itu bergerak cepat bagi Listyo. Pagi harinya, ia masih mendampingi Presiden dalam Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Siangnya, ia sudah mengucapkan sumpah jabatan baru.
Listyo mengaku baru mendengar kabar penugasan itu pada hari yang sama. "Ya katanya hari ini saya akan dilantik menjadi KSP. Tapi nanti jelasnya pada saat setelah selesai dilantik," kata Listyo setibanya di Kompleks Istana.
Kepindahan itu menutup masa jabatan yang panjang. Listyo memimpin Polri sejak 27 Januari 2021, atau 5 tahun 8 bulan 4 hari, sehingga tercatat sebagai Kapolri terlama kedua.
Penggantinya ditetapkan dalam hitungan jam. Presiden mengirim surat bertanggal 30 September 2026 ke DPR dengan satu nama calon: Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak 25 Agustus 2025.
Komisi III DPR menggelar uji kelayakan dan kepatutan pada Kamis pagi. Suyudi memaparkan visinya tanpa sesi tanya jawab, lalu disetujui secara aklamasi sebelum rapat paripurna mengesahkannya pada hari yang sama.
Ketua DPR Puan Maharani menilai proses kilat itu tidak melanggar tata tertib. Ia juga menepis anggapan bahwa usia menjadi alasan pemberhentian Listyo. "Dengan terhormat, karena memang sudah waktunya," kata Puan seusai memimpin rapat paripurna.
Dua pucuk pimpinan Polri pun berganti serentak. Wakil Kapolri Komjen Dedi Prasetyo dilantik menjadi Kepala Badan Reforma Agraria Nasional, sedangkan kursinya kini diisi Komjen Wahyu Hadiningrat.
Kursi Menko Baru dan Wajah Lama di Kemenkeu
Di luar Polri, perombakan juga menyentuh kursi menteri koordinator. Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, nomenklatur yang sebelumnya tidak ada dalam kabinet.
Untuk sementara, Bahlil tetap merangkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Ia mengaku menerima kabar penugasan itu lewat telepon Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
"Memang saya dapat telepon dari Pak Seskab, untuk Menko merangkap Menteri ESDM. Kita jalankan semua tugas dari Bapak Presiden," kata Bahlil di Kompleks Istana sebelum pelantikan.
Sugiono bergeser dari Menteri Luar Negeri menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), menggantikan Pratikno. Kursi Menlu beralih ke Arrmanatha Christiawan Nasir, diplomat karier yang sebelumnya menjabat Wakil Menlu.
Kursi Menteri Perindustrian tetap dipegang Golkar. Sekretaris Jenderal partai itu, Muhammad Sarmuji, dilantik menggantikan rekan separtainya, Agus Gumiwang Kartasasmita.
Di Kementerian Keuangan, Prabowo melantik Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman sebagai wakil menteri. Luky sebelumnya dicopot Purbaya dari kursi Direktur Jenderal Anggaran pada April 2026.
Wakil menteri lain yang dilantik adalah Drajad Hari Wibowo sebagai Wakil Menko Perekonomian, Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian, dan Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
Di jajaran lembaga, Aryanto Wibowo menjabat Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Muhammad Fadil Imran menjabat Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
Nuzran Joher dilantik sebagai Ketua Ombudsman RI, dan Radian Syam sebagai anggota. Nuzran menggantikan Hery Susanto, yang diberhentikan tidak dengan hormat oleh Majelis Etik Ombudsman pada 8 Juni 2026.
Listyo sendiri menyebut jabatan barunya sebagai sebuah kehormatan. Hingga berita ini ditulis, Istana belum menjelaskan secara terbuka alasan di balik perombakan ketujuh ini, termasuk mengapa kursi KSP kembali berganti penghuni dalam hitungan bulan.***