KREN Michael Steven menjadi perhatian pasar setelah PT Quantum Clovera Investama Tbk buka suara atas penangkapan mantan komisarisnya dalam kasus TPPU Kresna Life. Manajemen menegaskan operasional perusahaan tetap berjalan normal dan belum melihat dampak material baru.
PT Quantum Clovera Investama Tbk atau KREN merespons penangkapan Michael Steven dalam kasus tindak pidana pencucian uang Kresna Life. Michael Steven pernah menjabat sebagai komisaris perseroan.
Manajemen KREN menyatakan kegiatan operasional dan pengelolaan perusahaan tetap berjalan seperti biasa. Perseroan juga menilai peristiwa tersebut belum menimbulkan dampak material baru.
“Sampai dengan tanggal penyampaian penjelasan ini, kegiatan operasional dan pengelolaan Perseroan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis, 25 Juni 2026.
Perseroan menambahkan, pemberitahuan tersebut tidak mengganggu kelangsungan usaha. Karena itu, KREN belum melihat perubahan penting terhadap aktivitas bisnis harian.
KREN Michael Steven Jadi Sorotan Setelah Kasus TPPU
Michael Steven terseret perhatian publik setelah aparat menangkapnya sebagai tersangka kasus TPPU Kresna Life. Nama Michael juga lekat dengan Grup Kresna.
Di pasar modal, Michael Steven bukan sosok baru. Ia pernah menjabat sebagai direktur KREN sebelum kemudian masuk jajaran komisaris.
Berdasarkan data perseroan, RUPS Tahunan dan Luar Biasa KREN pada 22 Juni 2023 mengangkat Michael Steven sebagai komisaris. Sebelumnya, ia menjabat sebagai direktur perusahaan.
Sementara itu, KREN menegaskan masih menelaah kemungkinan hubungan antara pemberitaan media dan perseroan. Manajemen juga melakukan koordinasi internal untuk mengumpulkan informasi yang lebih lengkap.
Langkah ini mencakup penelusuran atas ada atau tidaknya dampak material terhadap perusahaan. Selain itu, KREN juga menilai kemungkinan keterkaitan kasus dengan entitas anak.
Secara faktual, manajemen belum memperoleh informasi yang menunjukkan dampak material terhadap kelangsungan usaha. Pernyataan itu juga mencakup anak usaha perseroan.
Manajemen Klaim Belum Ada Fakta Material Baru
KREN menyampaikan belum ada informasi atau fakta material lain yang belum perusahaan ungkap kepada publik. Manajemen juga mengaku tidak mengetahui kejadian material lain di luar penjelasan sebelumnya.
Menurut perseroan, belum ada informasi tambahan yang dapat memengaruhi kelangsungan usaha. KREN juga belum melihat fakta lain yang dapat memengaruhi harga saham perusahaan.
Meski begitu, perseroan tetap memantau perkembangan pemberitaan terkait Michael Steven. KREN menyatakan akan memenuhi kewajiban keterbukaan informasi jika ada fakta material baru.
Dengan kata lain, manajemen mencoba memberi kepastian kepada publik dan investor. Fokus utama perseroan saat ini berada pada kelangsungan operasional dan pemenuhan aturan pasar modal.
Kasus ini juga kembali menyorot latar belakang Michael Steven di industri keuangan. Ia dikenal sebagai sosok di balik PT Asuransi Jiwa Kresna atau Kresna Life.
Perusahaan asuransi tersebut sebelumnya mengalami gagal bayar sekitar Rp 6,4 triliun. Dampaknya menyentuh sekitar 8.900 pemegang polis.
Karena itu, posisi KREN dalam kasus ini menjadi perhatian. Namun, perseroan menegaskan belum menemukan dampak material baru terhadap bisnisnya.
Selanjutnya, pasar akan menunggu perkembangan dari penelaahan internal KREN. Perseroan menyatakan akan membuka informasi baru jika perkembangan itu relevan dan material.