Pertamax kini Rp180 lebih murah daripada BP 92 dan Revvo 92. Sebaliknya, harga diesel di tiga SPBU swasta naik serempak menjadi Rp21.910 per liter.
Pertamax menjadi bensin beroktan 92 termurah di antara produk sekelasnya setelah sejumlah operator stasiun pengisian bahan bakar umum menyesuaikan harga mulai Sabtu, 1 Agustus 2026.
Di DKI Jakarta, harga Pertamax turun Rp300 dari Rp16.250 menjadi Rp15.950 per liter. Harga itu lebih rendah Rp180 dibandingkan BP 92 dan Revvo 92 yang sama-sama dijual Rp16.130 per liter.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan penyesuaian harga bahan bakar minyak nonsubsidi mempertimbangkan biaya pengadaan, harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, dan daya beli masyarakat.
“Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat,” kata Kitty dalam keterangan resmi, Sabtu.
Pertamina juga memangkas harga Pertamax Green 95 sebesar Rp400 menjadi Rp16.600 per liter. Penurunan terbesar terjadi pada Pertamax Turbo, yakni Rp1.000 dari Rp19.300 menjadi Rp18.300 per liter.
Harga dua produk diesel Pertamina tidak berubah. Dexlite tetap dijual Rp19.700 per liter, sedangkan Pertamina Dex bertahan di Rp21.150 per liter.
Harga BBM bersubsidi juga tidak mengalami penyesuaian. Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.
Bensin Swasta Turun, Diesel Naik
BP-AKR dan Vivo turut menurunkan harga produk bensinnya. BP 92 dan Revvo 92 masing-masing turun Rp540 dari Rp16.670 menjadi Rp16.130 per liter.
Pada kelompok bensin beroktan 95, BP Ultimate dan Revvo 95 turun Rp480 dari Rp17.240 menjadi Rp16.760 per liter. Keduanya masih Rp160 lebih mahal daripada Pertamax Green 95.
Arah berbeda terjadi pada produk diesel. BP Ultimate Diesel, Vivo Diesel Primus, dan Shell V-Power Diesel sama-sama naik Rp570 dari Rp21.340 menjadi Rp21.910 per liter.
Dengan harga tersebut, diesel ketiga operator swasta lebih mahal Rp760 daripada Pertamina Dex dan terpaut Rp2.210 dari Dexlite.
Laman harga Shell Indonesia pada Sabtu baru mencantumkan Shell V-Power Diesel. Harga terbaru Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ belum tercantum.
Daftar Harga BBM Jabodetabek
|
Operator |
Produk |
Harga per Liter |
|
Pertamina |
Pertalite |
Rp10.000 |
|
Pertamina |
Pertamax |
Rp15.950 |
|
Pertamina |
Pertamax Green 95 |
Rp16.600 |
|
Pertamina |
Pertamax Turbo |
Rp18.300 |
|
Pertamina |
Dexlite |
Rp19.700 |
|
Pertamina |
Pertamina Dex |
Rp21.150 |
|
Pertamina |
Biosolar |
Rp6.800 |
|
BP-AKR |
BP 92 |
Rp16.130 |
|
BP-AKR |
BP Ultimate |
Rp16.760 |
|
BP-AKR |
BP Ultimate Diesel |
Rp21.910 |
|
Vivo |
Revvo 92 |
Rp16.130 |
|
Vivo |
Revvo 95 |
Rp16.760 |
|
Vivo |
Diesel Primus |
Rp21.910 |
|
Shell |
Shell V-Power Diesel |
Rp21.910 |
Daftar tersebut berlaku di Jabodetabek atau wilayah dengan komponen Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor sebesar 5 persen. Harga Pertamina dapat berbeda antarprovinsi karena besaran pajak dan biaya distribusi tidak sama.
“Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat,” ujar Kitty.***