Shin Tae Yong menjadi pilihan Persija Jakarta bukan hanya karena pengalaman melatih tim nasional. Manajemen Macan Kemayoran menilai pelatih asal Korea Selatan itu memiliki komitmen, disiplin, dan visi pengembangan pemain muda.
Persija Jakarta akhirnya mengungkap pertimbangan utama di balik penunjukan Shin Tae Yong sebagai pelatih kepala untuk musim 2026/2027.
Manajemen klub tidak hanya mencari sosok yang mampu membawa tim meraih prestasi. Lebih dari itu, Persija menginginkan pelatih yang dapat membangun fondasi klub dalam jangka panjang.
Direktur Persija Jakarta Mohamad Prapanca mengatakan proses pemilihan pelatih dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah aspek penting.
Menurutnya, klub membutuhkan figur yang memiliki pengalaman tinggi serta mampu mengangkat daya saing tim di level nasional maupun Asia.
“Tentunya kami berharap pelatih ini mempunyai komitmen untuk mengantar Persija ke posisi teratas di liga dan juga di Asia,” kata Prapanca.
Selain itu, faktor disiplin dan keterlibatan dalam pembinaan pemain muda juga menjadi perhatian utama manajemen.
Dalam konteks tersebut, Persija menilai Shin Tae Yong memenuhi seluruh kriteria yang dibutuhkan.
Karena itu, klub memutuskan memberikan kepercayaan kepada mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut untuk memimpin Macan Kemayoran.
Kontrak Tiga Tahun untuk Proyek Jangka Panjang
Persija tidak hanya menunjuk Shin Tae Yong untuk satu musim kompetisi.
Sebaliknya, klub langsung menawarkan kontrak berdurasi tiga tahun sebagai bagian dari proyek pengembangan tim.
Prapanca menjelaskan bahwa Shin akan terlibat dalam berbagai program strategis klub.
Tak hanya fokus pada tim utama, ia juga akan berperan dalam pengembangan infrastruktur serta pembinaan pemain muda.
“Kurang lebih tiga tahun. Alasan kontrak tiga tahun karena kita berproses dan tentunya coach Shin harus terlibat dengan pengembangan infrastruktur dan pengembangan pemain muda,” ujar Prapanca.
Menurutnya, Persija ingin mempercepat proses pembangunan klub dalam beberapa tahun ke depan.
Oleh sebab itu, manajemen memilih pelatih yang memiliki pengalaman membangun sistem sepak bola secara menyeluruh.
Shin Tae Yong Tolak Sejumlah Tawaran Klub Luar Negeri
Yang menarik, Shin Tae Yong mengungkapkan bahwa dirinya sempat menerima beberapa tawaran dari klub luar negeri.
Namun, keputusan akhirnya justru mengarah ke Persija Jakarta.
Ia mengaku semakin yakin setelah bertemu dengan pemilik klub dan mendengar visi yang ditawarkan manajemen.
“Memang sebelum bertemu dengan owner Persija Jakarta, ada offer tiga sampai empat, tetapi bukan tim Super League Indonesia,” kata Shin.
Menurutnya, pertemuan tersebut membuat keyakinannya terhadap proyek Persija semakin kuat.
Selain faktor profesional, ada alasan emosional yang turut memengaruhi keputusan tersebut.
Shin mengaku memiliki kedekatan khusus dengan Jakarta setelah tinggal selama bertahun-tahun saat menangani Timnas Indonesia.
“Selama tinggal di Jakarta selama lima tahun, saya menjadi orang yang sangat cinta dengan Indonesia dan Jakarta,” ujarnya.
Bahkan, ia menyebut tetap ingin kembali ke Indonesia meski memiliki tawaran yang dinilai lebih baik dari klub lain.
“Hati saya selalu ingin kembali ke Indonesia,” katanya.
Target Prestasi dan Pengalaman Panjang di Indonesia
Setelah resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Persija, Shin Tae Yong langsung menyampaikan targetnya.
Ia ingin memberikan performa terbaik dan membawa Persija meraih posisi tertinggi.
“Target ingin dapat prestasi yang baik dan berusaha semaksimal mungkin,” ujar Shin.
Tugas tersebut datang setelah Persija mengakhiri musim 2025/2026 di peringkat ketiga klasemen akhir.
Tim ibu kota mengoleksi 71 poin dan berada di bawah Borneo FC serta Persib yang menjadi juara.
Sebelumnya, manajemen memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Mauricio Souza karena target juara tidak tercapai.
Di sisi lain, Shin memiliki pengalaman panjang bersama sepak bola Indonesia.
Ia menangani Timnas Indonesia sejak Desember 2019 hingga Januari 2025.
Selama periode tersebut, ia membawa Indonesia menjadi runner-up Piala AFF 2020 dan meraih medali perunggu SEA Games 2021.
Selain itu, Shin juga mengantar Timnas U-20 lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2023 serta membantu meningkatkan peringkat FIFA Indonesia.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting saat memulai perjalanan barunya bersama Persija Jakarta.***
