Bigetron by Vitality alias BTR resmi menjadi juara Mobile Legends Professional League Season 17 setelah mengalahkan Onic dengan skor 4-1 dalam format Best of Seven. Gelar ini sekaligus menjadi titel MPL Indonesia pertama sepanjang sejarah organisasi Bigetron.
BTR mencatatkan sejarah baru pada gelaran MPL ID S17. Ini bukan penampilan perdana Bigetron di Grand Final MPL, namun baru kali ini mereka pulang membawa trofi juara.
Sebelumnya, Bigetron pernah menembus Grand Final pada MPL Season 7 tahun 2021. Saat itu, mereka takluk dari Evos dengan skor 2-4. Kali ini hasilnya berbeda. Bigetron tampil dominan dan tidak memberi ruang kepada Onic untuk bangkit secara konsisten.
Roster BTR yang turun di Grand Final terdiri dari Shogun, Nnael, Morenooo, Finn, dan Emann. Sementara Onic menurunkan Lutpi, Kairi, Sanz, Kiboy, dan Kelra.
BTR Dominan Sejak Game Pertama
Bigetron langsung mengambil inisiatif serangan sejak game pertama. BTR mendominasi lane atas dan aktif melakukan rotasi dari lane bawah hingga atas. Pada menit keempat, BTR sudah unggul dua poin kill.
Onic sempat menyamakan kedudukan kill 3-3 melalui team fight di area turtle pada menit kelima. Namun BTR kembali menekan. Nnael bahkan berhasil menumbangkan Kairi tanpa melalui team fight sengit.
BTR merebut lord pada menit ke-9 setelah Onic dipaksa mundur dari pertempuran. Game pertama selesai dalam waktu sekitar 12 menit. Skor 1-0 untuk BTR.
Game Kedua Lebih Ketat, BTR Tetap Menang
Pada game kedua, Onic tampil lebih kompetitif. Kedua tim saling jual beli serangan secara intens. Onic berhasil merebut turtle pada menit ketujuh dan menyamakan jumlah kill 5-6.
Namun BTR tetap lebih sabar. Perebutan lord pada menit ke-10 dimenangkan Onic, sehingga pertandingan berlanjut lebih dari 25 menit. Pada fight panjang di akhir pertandingan, BTR keluar sebagai pemenang. Skor 2-0 untuk BTR.
Game Ketiga dan Keempat: Onic Sempat Memperpanjang Napas
BTR kembali menekan sejak awal game ketiga. Kedua tim sempat seimbang dengan kill 7-7 pada menit kedelapan. Namun BTR lebih unggul dalam jumlah gold dan kill saat perebutan lord di menit ke-11. Game ketiga selesai dalam 15 menit. Skor 3-0, BTR selangkah lagi menjadi juara.
Tak hanya itu, pada game keempat Onic justru tampil lebih solid. Kairi berhasil merebut lord dari BTR dan membawa timnya memenangkan game ini pada menit ke-15. Dampaknya, skor berubah menjadi 3-1 dan Onic sedikit memperpanjang napas.
Game Kelima Menjadi Milik BTR
BTR tidak memberi kesempatan kedua kepada Onic di game penentu. Dalam dua menit pertama, BTR sudah mengoleksi dua poin kill. Serangan difokuskan melalui sektor tengah dan BTR terus menguasai jalannya permainan.
Pada menit kelima, BTR sudah unggul lima poin kill. Onic tertekan dan tidak mampu mengurangi tempo permainan BTR secara efektif. Bigetron memenangkan game kelima dengan cepat dan resmi mengunci gelar juara MPL ID Season 17.
Hadiah dan Tiket ke Esports World Cup
Sebagai juara, BTR membawa pulang hadiah senilai Rp1 miliar. Sementara Onic sebagai runner-up mendapatkan Rp560 juta.
Selain itu, kedua tim juga mendapatkan tiket ke Mobile Legends MSC dalam rangkaian Esports World Cup yang akan berlangsung pada 1 Juli mendatang di Paris, Prancis.***
