Jaksa KPK membeberkan dugaan aliran Rp21 miliar ke Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama dalam sidang bos Blueray Cargo, John Field, di Tipikor Jakarta, Jumat (12/6/2026).
Fakta itu terungkap saat jaksa membacakan rincian pemberian uang kepada pejabat Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) berkode BC1, BC2, dan BC3.
John Field membenarkan bahwa kode BC1 merujuk kepada Djaka Budhi Utama selaku Dirjen Bea Cukai, BC2 kepada Rizal sebagai Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024–Januari 2026, dan BC3 kepada Sisprian Subiaksono selaku Kasubdit Intelijen P2 DJBC.
Kode-kode itu, menurut keterangan John Field, disampaikan secara lisan oleh Orlando Hamonangan selaku Kepala Seksi Intelijen DJBC.
Tujuh Kali Transfer Selama Tujuh Bulan
Jaksa membacakan BAP John Field yang mengungkap pemberian uang sebanyak tujuh kali selama periode Juli 2025 hingga Januari 2026.
"Pemberian di bulan Juli 2025 ini akumulasinya Rp8,2 miliar. BC1 Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Rp3 miliar, BC2 Bang Rizal itu Rp2 miliar, BC3 Sis itu Rp1 miliar," kata jaksa saat membacakan dokumen persidangan.
Pola pemberian serupa terjadi pada September 2025 hingga Januari 2026, dengan Djaka disebut menerima jatah Rp3 miliar setiap bulannya.
Berdasarkan perhitungan jaksa, total dana yang diduga dialokasikan kepada Djaka sejak Juli 2025 hingga Januari 2026 mencapai Rp21 miliar.
John Field meyakini uang itu telah sampai ke pihak yang disebut Orlando sesuai kode, karena tidak pernah ada keluhan dari Orlando.
KPK Tunggu Sidang Rampung Sebelum Periksa Djaka
KPK menyatakan akan melakukan pemeriksaan terhadap Djaka Budhi Utama setelah sidang perkara Blueray Cargo rampung.
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan bahwa apa yang dibacakan jaksa dalam surat dakwaan berasal dari keterangan saksi-saksi pada saat proses penyidikan.
Rizal, Sisprian, dan Orlando juga diproses hukum oleh KPK, tetapi perkaranya masih dalam tahap penyidikan.
Sementara itu, Djaka Budhi Utama telah memberikan pernyataan singkat dalam konferensi pers APBN di Kementerian Keuangan pada 5 Juni 2026. "Terkait dengan permasalahan impor di bea cukai, kami sama-sama ikuti perkembangan persidangan saja," ucapnya.***
Keterangan Foto: John Field, pemilik PT Blueray Cargo, yang sedang memberikan kesaksian dalam sidang kasus suap impor di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.
