Oppo Reno 16 Series bersiap memasuki pasar Indonesia setelah sejumlah modelnya muncul di database sertifikasi resmi. Kehadiran lini terbaru ini membawa sejumlah perubahan spesifikasi dibandingkan versi China, termasuk penggunaan chipset berbeda untuk pasar global.
Oppo Reno 16 Series semakin dekat dengan peluncuran global, termasuk untuk pasar Indonesia. Indikasi tersebut terlihat setelah beberapa model perangkat berhasil mengantongi sertifikasi dari sejumlah lembaga resmi.
Yang menarik, Oppo tidak hanya menyiapkan satu perangkat. Perusahaan juga membawa beberapa varian yang menyasar segmen pengguna berbeda.
PT Bright Mobile Communication tercatat telah mendaftarkan tiga nomor model di Postel Komdigi. Ketiganya adalah CPH2865, CPH2859, dan CPH2863.
Nomor model tersebut diketahui merujuk pada Oppo Reno 16 5G, Oppo Reno 16F 5G, serta Oppo Reno 16 Pro 5G.
Selain itu, perangkat yang sama juga muncul pada database P3DN dan telah memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN.
Mengacu pada kemunculan sertifikasi sejak Mei 2026, banyak pihak memperkirakan Oppo Reno 16 Series akan meluncur pada kuartal kedua atau kuartal ketiga tahun ini.
Oppo Reno 16 Global Pakai Chipset Berbeda
Salah satu perubahan paling mencolok terdapat pada Oppo Reno 16 versi global.
Jika model China menggunakan MediaTek Dimensity 8500, versi internasional justru dikabarkan beralih ke Snapdragon 7 Gen 4.
Berdasarkan data Geekbench, perangkat dengan nomor model CPH2865 menggunakan chipset Snapdragon 7 Gen 4 dan RAM 12 GB.
Prosesor berbasis fabrikasi 4 nanometer tersebut mencatat skor single-core 1.240. Sementara itu, skor multi-core mencapai 3.994.
Dalam praktiknya, kombinasi tersebut menunjukkan peningkatan performa yang cukup kompetitif untuk kelas menengah premium.
Selanjutnya, seluruh perangkat dalam seri ini disebut akan menjalankan Android 16 langsung dari pabrik.
Tak hanya itu, Oppo juga menyematkan sertifikasi IP69 yang menawarkan perlindungan tinggi terhadap air dan debu.
Reno 16 Pro Global Dapat Penyesuaian
Untuk varian tertinggi, Oppo Reno 16 Pro versi global dikabarkan hadir dengan beberapa perubahan.
Versi China diketahui membawa baterai 7.000 mAh dan chipset MediaTek Dimensity 9500s.
Selain itu, perangkat tersebut dibekali sistem empat kamera dengan sensor utama beresolusi 200 MP.
Namun, versi global diprediksi memakai chipset MediaTek Dimensity 8550.
Di sisi lain, kapasitas baterainya disebut sedikit berkurang menjadi 6.700 mAh.
Meski begitu, Oppo tetap mempertahankan layar AMOLED berukuran 6,32 inci.
Yang patut dicatat, panel tersebut mendukung refresh rate hingga 144 Hz. Dengan demikian, pengalaman visual diperkirakan tetap responsif saat bermain gim maupun menonton video.
Oppo Bubble Ikut Muncul di Indonesia
Selain smartphone, Oppo juga memperkenalkan aksesori baru bernama Oppo Bubble.
Perangkat ini pertama kali diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran Reno 16 Pro di China.
Menariknya, Oppo Bubble juga telah muncul pada database sertifikasi Indonesia.
Pada laman Postel Komdigi, perangkat dengan nomor model VBG06 memperoleh sertifikat bernomor 121660/DJID/2026 pada 8 Mei 2026.
Oppo Bubble hadir dengan desain magnetik dan layar berbentuk lingkaran.
Fungsinya cukup unik karena dapat menjadi jendela bidik tambahan saat pengguna mengambil foto selfie menggunakan kamera utama.
Dengan cara tersebut, pengguna bisa memanfaatkan kamera 200 MP untuk menghasilkan foto yang lebih detail.
Reno 16F 5G Jadi Alternatif Lebih Terjangkau
Sementara itu, Oppo juga menyiapkan Reno 16F 5G untuk segmen yang lebih luas.
Varian ini membawa layar berukuran 6,57 inci dengan refresh rate 120 Hz.
Selain itu, perangkat dibekali baterai berkapasitas 6.500 mAh yang mendukung penggunaan lebih lama.
Untuk sektor performa, Reno 16F 5G mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 7300.
Dengan kombinasi tersebut, perangkat ini diproyeksikan menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan fitur modern dengan harga lebih kompetitif.***
