Hukum

Karhutla Naik Penyidikan, Polisi Arahkan Kasus ke Korporasi

Karhutla Naik Penyidikan, Polisi Arahkan Kasus ke Korporasi
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. (Istimewa)

Dari 9 menjadi 92 perkara naik ke tahap penyidikan. Polisi kini mengerucutkan pengusutan kebakaran hutan dan lahan ke korporasi, sementara kasus ISPA menembus 283.270.

Jumlah perkara kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang naik ke tahap penyidikan bertambah dari 9 menjadi 92. Penyidikan kini mengerucut ke arah korporasi.

Keterangan itu disampaikan Kapolri dalam video yang diunggah kanal IDX CHANNEL di YouTube pada 15 Oktober 2026. Menurutnya, status tersangka korporasi akan diumumkan setelah ditetapkan.

273 laporan polisi di 12 Polda

Untuk kasus perorangan, penegakan hukum hingga 13 Oktober 2026 tercatat di 12 kepolisian daerah (Polda). Jumlahnya 273 laporan polisi dengan 223 tersangka, dan lahan terbakar seluas 5.157,89 hektare.

Polda Kalimantan Barat mencatat laporan terbanyak, yakni 68. Disusul Riau 61, Sumatera Selatan 38, Kalimantan Tengah 34, Kalimantan Timur 30, Jambi 17, dan Kalimantan Selatan 15.

Sisanya tersebar tipis: Kalimantan Utara dan Sulawesi Tenggara masing-masing tiga laporan, Aceh dua, serta Sulawesi Selatan dan Maluku Utara masing-masing satu.

Di lapangan, polisi menurunkan seluruh sumber daya untuk membantu pemadaman. Operasi kewilayahan diperkuat, termasuk dengan motor trail agar petugas bisa menembus titik api yang sulit dijangkau.

Asap menekan kesehatan hingga Kuala Lumpur

Dampak asap terasa pada kesehatan warga. Pejabat yang memaparkan data kesehatan dalam video menyebut asap karhutla mengandung partikel halus PM2,5, karbon monoksida, nitrogen dioksida, dan senyawa organik beracun.

Secara kumulatif, kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) mencapai 283.270 di tujuh provinsi dan 63 kabupaten/kota. Kalimantan Selatan mencatat kasus terbanyak, 74.636.

Pemantauan juga mencakup pneumonia, asma, iritasi mata dan kulit, ketersediaan obat, serta kapasitas puskesmas dan rumah sakit. Dinas kesehatan dan puskesmas diminta menginput data kualitas udara di wilayah masing-masing.

Asap juga melintasi batas negara. Dalam pemberitaan yang sama, kabut asap disebut menyelimuti Kuala Lumpur, Malaysia, hingga mengaburkan bangunan ikonik kota itu. Warga mendesak pemerintah bertindak tegas.

Seorang pejabat dalam video menyebut Presiden memberi perhatian besar karena banyak lahan gambut sulit dipadamkan. Jarak pandang di sejumlah daerah dilaporkan menurun hingga penerbangan sempat tertunda.

Dengan perkara penyidikan yang terus bertambah, publik kini menunggu apakah arah korporasi itu berujung penetapan tersangka.***